Pembinaan Pasca Paramakarya

logo-parama-bg -sd

Program tindak lanjut kepada penerima Paramakarya dan Siddhakarya dilakukan pembinaan Pasca Paramakarya melalui :

  1. Pelatihan Peningkatan Produktivitas Perusahaan
  2. Bimbingan penerapan sistem, alat dan teknik peningkatan produktivitas sesuai kebutuhan secara langsung di perusahaan baik oleh Pakar produktivitas nasional maupun Tenaga Ahli (Expert) APO
  3. Pemberian prioritas untuk ikut serta dalam program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh APO di berbagai negara anggota APO,

A. Sistem Pembinaan

  1. UKM yang telah menerima penghargaan produktivitas dan kualitas siddhakarya dan paramakarya dilakukan pembinaan (pengembangan).
  2. Ditingkat daerah dilakukan oleh UPTD produktivitas atau unit yang membidangi produktivitas di tingkat provinsi.
  3. Pembinaan dilakukan dengan meng-ikutsertakan dinas, sektor, organisasi yang ikut serta dalam pembinaan UKM.
  4. Ditingkat pusat, UKM penerima siddhakarya dan paramakarya diikutsertakan studi banding. Fasilitasi expert dan pembinaan dalam bentuk fasilitasi. (Program dan Kegiatan)
559195_521051714573964_181588399_n
1. CV. MULTI DIMENSI (JAWA BARAT) PAK SANGGAM - 2

B. PRINSIP PROGRAM NASIONAL PENGHARGAAN PARAMAKARYA

  1. Program nasional penghargaan paramakarya mempunyai prinsip bahwa membangun hubungan kemitraan (partnership) aktif dalam sektor swasta dan sektor swasta serta semua tingkat pemerintah (kunci kesuksesan).
  2. Sektor swata mendukung program dalam wajud dana, usaha sukarelawan dan keikutsertaan dalam mentransfer informasi pengembangan usaha.
  3. Peran masing-masing kemitraan :
    1. Yayasan dan penghargaan kualitas dan produktivitas nasional Paramakarya.
    2. Mencari / menghimpun dana.
    3. Anggota yayasan berasal dari organisasi perusahaan ternama yang bertindak sebagai dewan panyantun atau komisaris.
    4. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi bertanggung jawab atas program mutu nasional dan peng-hargaan. Direktorat produktivitas mengelola program, mempromosikan pertumbuhan UKM.
    5. Asosiasi Produktivitas Nasional Indonesia (APNI). Mewakili masyarakat produktivitas membantu mengelola program penghargaan dibawah kendali NPO. APNI berperan untuk pengembangan audit kinerja UKM yang berkesinambungan.
    6. Dewan penasehat memberi masukan kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi tentang program penghargaan produktivitas. Anggota Dewan Penasehat terdiri dari para pemimpin dari semua sektor ekonomi. Dewan membuat rekomendasi kepada menteri (melalui direktur NPO) mengenai perubahan dan peningkatan program.

C. MEKANISME KERJA

  1. Dewan penasehat yang diangkat dari pemimpin ekonomi terkenal melakukan evaluasi pelaksanaan program dan memberi masukan kepada Depnakertrans untuk pengembangan.
  2. Dewan penyantun menghimpun semua pemimpin organisasi ekonomi dalam menghimpun dana yayasan.
  3. Depnakertrans cq NPO bertanggung jawab atas pengelolaan Program Nasional Penghargaan Produktivitas dan Kualitas UKM.
Bonelayajaya 2

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not span in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty